cerita rakyat danau toba dalam bahasa batak

ilustrasifabel ini adalah legenda Danau Toba yang berawal dari Batak Toba dan ditemukan di Sumatera Utara. Legenda kelompok masyarakat Batak Toba dikomunikasikan dalam bahasa terdekat yang mereka gunakan setiap hari, khususnya bahasa Batak Toba. Hal ini mengingatkan bahwa secara geografis bahasa tersebut sering dipakai sebagai sarana DiParapat,tinggal orang Batak Toba dan Batak Simalungun yang dikenal sebagai orang yang bahagia dan santai, terkenal dengan lagu-lagu hidup dan sentimental mereka. Meskipun mayoritas telah memeluk agama Kristen, kepercayaan dan tradisi kuno masih bertahan. Transportasi Danau Toba, Sumber : disekitar Danau Toba, Sumatera Utara. Baca juga: Suku Batak: Bahasa, Agama, Marga, dan Kebudayaan. Kelompok Proto Melayu kemudian membangun pemukiman di Sianjur Mula-Mula. Pemukiman tersebut berkembang dan menyebar di sekitarnya. "Ada beberapa versi tentang nenek moyang suku bangsa Batak. Salah satu versi menyebutkan bahwa nenek moyang suku April28th, 2018 - Berikut artikel yang berisi tentang cerita danau toba dalam bahasa jawa beserta unsur intrinsik Informasi wisata dan hotel yang berkaitan dengan cerita danau toba dalam bahasa jawa beserta unsur intrinsik bisa Anda temukan pada artikel dan gambar dibawah ini unsur unsur dalam cerita rakyat Archives Cerita Rakyat Betul dalam arti sosiologis, menerakan suatu simbol status bagi keluarga mendiang. Menampilkan simbol eksistensi sosial ke ruang publik. Maka pekuburan orang Batak Toba, dalam hal ini pekuburan "milik" kampung (huta), pada dasarnya merepresentasikan status sosial keluarga, sekaligus pelapisan sosial di sebuah kampung. Vay Tienonline Me. Dibekas pijakan kaki samosir dan ibunya menyembur air yang sangat deras. Cerita rakyat danau toba dalam bahasa batak. Danau toba lake toba dalam bahasa inggris. Danau toba yang indah dongeng dan cerita rakyat tentang legenda asal usul danau toba sepertinya menjadi cerita yang menarik untuk dibicarakan. Just thrown the hook into the river and he got the big fish. Samosir dan ibunya saling berpoegangan. Menurut informasi yang kita ketahui bersama bahwa danau toba adalah sebuah danau vulkanik dimana terdapat sebuah pulau besar tepat berada ditengah tengah danau yakni pulau samosir. Legenda danau toba cerita asal usul danau toba. Dalam hitungan sekejap keduanya menghilang. Dari dalam tanah air laksana disemburkan keluar seolah tiada henti. Penjelasan mengenai danau toba dengan bahasa batak manangkasion panalnalhon patangkashon mangonai tao toba dohot rap raphon danau toba batak tao toba. A long time ago lived a young man named toba. So gak adanya kan utk sedikit menyinggung proses pembentukan danau toba dari sisi cerita rakyat atau biasa disebut legenda. Toba spent his life planting rice and some vegetables near his house. Ngopo irengireng nangis rubuhrubuh gedang. Ayo traktir kami kopi cari terjemahan bahasa batak lainnya di kamus bahasa batak online terlengkap. Examples translated by humans. When fishing toba was very astute and did not require a long time to get the fish. Cerita rakyat bahasa inggris danau toba once upon a time there was a farmer called toba. Contextual translation of cerita basa jawa danau toba from indonesian into javanese. Danau toba terletak di provinsi sumatera utara ini mendapat predikat sebagai danau terbesar di asia tenggara. Hingga saat ini daya tarik alamnya yang mempesona menjadikan lokasi ini menjadi wisata yang menarik. Cerita naratif danau toba dalam bahasa inggris cerita rakyat danau toba dan nilai nilai yang terkandung cerita nusantara danau toba. He was alone and lived by himself on a small house near a river. Karena pada dasarnya sejarah tentang terbentuknya danau toba ini cukup unik. He had two excellent abilities in terms of fishing and farming. - Danau Toba merupakan salah satu danau terbesar di Indonesia yang terletak di Sumatera Toba. Danau yang juga mendapat predikat sebagai danau vulkanik terbesar di dunia ini memiliki luas sekitar kilometer persegi. Selain menyuguhkan pemandangan alam yang indah, Danau Toba dan Pulau Samosir juga memiliki legenda yang sangat juga 20 Tempat Wisata Sekitar Danau Toba, Cocok untuk Pencinta Wisata Alam Legenda Danau Toba Berdasarkan cerita rakyat yang dipercaya masyarakat setempat, Danau Toba dulunya adalah sebuah dataran kering yang ditinggali seseorang pria bernama Toba. SHUTTERSTOCK Danau Toba, Sumatera Utara. Legenda ini dikutip dari jurnal berjudul Nilai Moral dan Kerja Keras dalam Dongeng Danau Toba pada Buku Teks Bahasa Indonesia Kelas VII terbitan Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional karya Rosmilan Pulungan dan Amanda Syahri Nasution. Dikisahkan bahwa Toba suatu hari mendapatkan seekor ikan emas ajaib ketika sedang memancing. Ikan emas tersebut kemudian berubah menjadi seorang wanita cantik dan membuat Toba jatuh cinta. Singkat cerita, Toba menikah dengan wanita tersebut dan memiliki seorang anak laki-laki yang diberi nama Samosir. Baca juga 5 Wisata Antimainstream di Sumatera Utara, Tidak Hanya Danau Toba 5 Wisata di Parapat, Kota yang Indah di Tepi Danau Toba Akan tetapi, Samosir ternyata tumbuh menjadi anak pembangkang dan sering menguji kesabaran sang ayah. Suatu hari Samosir diminta sang ibu untuk mengantar makanan kepada ayahnya yang sedang bekerja di ladang. Sayangnya, ia tak melakukan tugasnya dengan benar dan justru bermain sepak bola dengan teman-temannya. Bahkan, makanan untuk ayahnya pun ia santap. Melanggar janji Hal ini ternyata membuat Toba hilang kesabaran. Dengan murka, ia menyumpahi Samosir dan menyebut anaknya itu sebagai anak kepada istrinya dahulu, Toba berjanji untuk tidak mengungkit asal muasal sang istri kepada anaknya. Baca juga 5 Alasan Harus Wisata ke Danau Toba, Latar Film Ngeri-ngeri Sedap Saat itu juga, dari jejak kaki Toba muncul mata air yang mengalir sangat deras. Mata air itu tidak bisa berhenti dan akhirnya menenggelamkan desa Toba beserta beberapa desa di sekitarnya. Albert Supargo Suasana Pulau Samosir yang ingin ditata Presiden Joko Widodo Istri Toba pun berubah kembali dalam bentuk ikan dan menceburkan dirinya ke dalam genangan air danau. Sedangkan Samosir berhasil selamat setelah berlari ke atas bukit di tengah danau. Cerita rakyat inilah yang dipercaya masyarakat menjadi awal mula terbentuknya Danau Toba dan Pulau Samosir. Baca juga 7 Hotel di Pinggir Danau Toba yang Ada Kolam Renang Desa Wisata Tipang yang Indah di Tepi Danau Toba Penjelasan ilmiah terbentuknya Danau Toba Ivan Koulakov Magma gunung Toba tersimpan bagai lapis legit persis di bawah Danau Toba. Terlepas dari cerita rakyat yang dipercaya masyarakat, Danau Toba merupakan danau vulkanik yang terbentuk akibat sebuah ledakan supervolcano puluhan ribu tahun yang lalu. Ledakan yang disebut-sebut hampir memusnahkan umat manusia itu membentuk kaldera yang sangat luas. Seiring waktu kaldera tersebut terisi dengan air dan terbentuklah Danau Toba. Baca juga Usai MotoGP Mandalika, Pemerintah Siapkan Danau Toba untuk F1 H20 Gunung Toba yang berada di wilayah tersebut kini sudah tak menunjukkan aktivitas vulkanik. Pemerintah pun memasukkan gunung tersebut ke dalam daftar gunung berapi Tipe B atau gunung berapi istirahat. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Ilustrasi legenda Danau Toba Asal-Usul Danau Toba adalah cerita rakyat dari masyarakat Batak Toba tentang terjadinya Danau Toba yang secara administratif termasuk ke dalam beberapa kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Kabupaten Samosir, Toba, Simalungun, Karo, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Dairi. Ada beberapa versi cerita ini. Halaman ini hanya menyajikan sinopsis salah satu versinya. Sinopsis[sunting] Ada seorang petani bernama Toba yang hidup melajang. Ia berharap agar segera memiliki istri dan anak. Pada suatu hari, setelah meladang, ia pergi memancing di sungai seperti biasa. Tidak seperti biasanya, pada hari itu ia memeroleh ikan yang besar dan berwarna emas. Saat diambilnya ikan itu, ia kaget mengetahui ikan itu bisa berbicara. Si ikan meminta agar ia tidak dimakan. Karena kagetnya, Toba menjatuhkan ikan itu ke tanah dan si ikan seketika berubah menjadi wanita cantik. Wanita itu mencoba menenangkan Toba. Ia menjelaskan bahwa Toba baru saja melepaskannya dari kutukan dewata. Ia pun mengatakan bahwa ia bersedia menjadi istri bagi Toba dan memiliki keturunan dengannya. Meski demikian, ada satu janji yang harus dipenuhi Toba. Toba dilarang mengucapkan asal-usul wanita itu yang berasal dari seekor ikan kepada siapa pun, termasuk kepada anaknya nanti. Toba menyanggupinya. Dari pasangan tersebut, lahir seorang anak laki-laki bernama Samosir. Samosir mudah lapar dan banyak makan. Seringkali, jatah makan bertiga dihabiskan sendiri oleh Samosir. Pada suatu hari, Samosir diminta mengantarkan makanan kepada ayahnya, Toba, di ladang. Alih-alih diantarkan, makanan tersebut malah dihabiskannya. Toba yang kelaparan kembali ke rumah dalam keadaan kesal. Toba menjadi marah saat mengetahui Samosir telah menghabiskan makanannya dan malah asyik bermain. Ia pun murka dan tanpa sadar mengatai Samosir bahwa ia anak ikan. Sadar telah melanggar janjinya dengan istrinya, Toba langsung menutup mulutnya. Saat itu juga, anak dan istrinya menghilang. Tiba-tiba, hujan badai mengguyur tanpa henti hingga sungai meluap hebat dan menenggelamkan Toba serta kampungnya. Genangan banjir yang luas itulah yang kemudian menjadi Danau Toba dan bukit kecil di tengahnya menjadi Pulau Samosir. Indonesia memiliki banyak sekali legenda yang kaya akan pesan moral dan sangat membangun karakter. Tidak heran jika kemudian, legenda semacam ini terus berkembang dan kerap dijadikan dongeng pengantar tidur. Salah satu cerita menarik yang perlu anda ketahui adalah tentang terbentuknya danau Toba. Yuk simak alur cerita selengkapnya di sini! Pertemuan Toba dan Ikan Emas Dahulu kala, hiduplah seorang pemuda bernama Toba yang sudah lama tinggal sebatang kara. Untuk mencukupi kebutuhan sehari hari, Toba bekerja sebagai petani dan mencari ikan di sungai. Sisa hasil tangkapannya dijual untuk memenuhi kebutuhan hidupnya yang lain. keseharian inilah yang membuat laki laki tersebut tumbuh menjadi orang yang kuat dan mandiri. Suatu hari, Toba berangkat ke sungai untuk memancing ikan di sungai. Tidak disangka, Toba mendapatkan ikan yang ukurannya sangat besar. bahkan ikan tersebut merupakan ikan terbesar yang pernah ditangkap. Ikan terbesar berwarna kekuningan dan terlihat cantik berkat sisiknya yang berwarna emas. “ini akan yang aneh” gumam tiba di dalam pikirannya. Saat Toba membuka mulut ikan dan melepaskan kailnya, sebuah keajaiban pun terjadi. Ikan tersebut berubah wujud menjadi seorang perempuan yang memiliki paras cantik dan jelita. Perempian tersebut memiliki senyum yang manis dan membuat Toba terpikat. Toba pun tidak bisa berkata apa apa karena merasa terkejut dan tidak percaya atas apa yang telah dilihatnya. Si ikan berkata “Tuan, aku adalah ikan yang bisa berubah wujud seperti makhluk hidup yang memegangku. Kutukan ini aku dapatkan karena dulunya kau melakukan kesalahan yang besar. Karena tuan lah yang memegangku, maka aku berubah wujud menjadi manusia”. Toba pun masih berusaha untuk mencerna penjelasan wanita cantik yang ada di hadapannya. Pada akhirnya, Toba memperkenalkan identitasnya kepada si wanita tersebut, begitu pula dengan sebaliknya. Wanita itu memperkenalkan bahwa namanya adalah Putri. Karena telah terpikat oleh kecantikan nya, Toba mengutarakan keinginannya untuk menikahinya. “Apakah kamu bersedia untuk menikah denganku?” Itulah yang Toba ucapkan. “Aku menerima tawaran tuan untuk menjadi istri. Namun bolehkah aku memberikan satu syarat sebelum meng iya kan nya?” ujar Putri. Toba pun menjawab “Apa syaratmu? Sebutkanlah, karena aku pasti akan berusaha untuk memenuhinya”. Putri pun mengutarakan permintaannya yaitu agar Toba menutup rapat rapat rahasia yang dimiliki olehnya. Kehidupan Toba Dan Putri Setelah Menikah Mendengar syarat itu, Toba pun segera menyanggupinya karena bukanlah hal yang sulit untuk dilaksanakan. Toba berjanji bahwa hanya dirinya lah yang mengetahui rahasia yang dimiliki oleh Putri. Tidak lama setelah itu, Putri dan Toba pun menikah dan hidup bahagia. Mereka tidak pernah mengeluh meskipun hidup dalam kesederhanaan. Perjalanan rumah tangga itu semakin lengkap saat Putri melahirkan seorang anak yang kemudian mereka beri nama Samosir. Samosir memiliki tubuh yang sehat dan kuat, namun sayangnya sedikit malas dan nakal. Samosir sering sekali menghabiskan waktu di rumah hanya dengan tidur tiduran saja. Ia tidak pernah peduli dengan pekerjaan kedua orang tuanya. Saking malasnya, Samosir selalu menolak untuk mengirimkan makanan di ladang untuk sang ayah. Keberadaan Samosir pun sedikit membuat Toba kewalahan, karena nafsu makannya yang besar. Bahkan jatah makanan keluarganya untuk satu hari bisa dilahap habis dalam sekejap. Alasan inilah yang membuat Toba terus bekerja keras membanting tulang setiap harinya tanpa henti. Suatu hari, Putri memaksa Samosir untuk mengantarkan makanan untuk ayahnya yang sedang bekerja. Awalnya, Samosir menolak permintaan tersebut namun sang ibu terus memaksanya dan membuat Samosir tidak bisa mengelak. Anak itu pun melangkah keluar rumah dan berjalan menuju ladang. Di tengah perjalanan, Samosir merasa lapar dan memakan setengah bekal untuk sang ayah. Setelah kenyang, ia melanjutkan perjalanan untuk menemui ayahnya. Sesampainya di sawah, Toba yang merasa sangat lapar dan haus segera membuka bekal yang dibawa oleh anak semata wayangnya. Toba pun terkejut saat melihat makanan yang dibawa oleh anaknya hanya tinggal setengah. Karena kesal, Toba pun mengumpat “Dasar kau anak nakal, anak keturunan ikan!”. Bencana Akibat Melanggar Sumpah Mendengar umpatan tersebut, Samosir bergegas pulang dan menceritakan segalanya pada sang ibu. Putri yang mendengar aduan sang anak menjadi sedih. Dirinya tidak mengira bahwa Toba akan melanggar janji yang telah ia berikan. Saat perasaan terluka, Putri menggandeng tangan Samosir. Dalam hitungan detik, mereka berdua menghilang begitu saja. Bekas jejakan kaki Putri dan Samosir berubah menjadi sumber air yang sangat deras. Semburan tersebut tidak kunjung berhenti, dan malah semakin deras setiap saatnya. Dalam waktu sekejap, tanah tersebut tergenang air dan menenggelamkan embah tempat Toba dan keluarganya tinggal. Itulah kisah legenda terbentuknya danau Toba. Pesan Moral Yang Ada Di Dalam Cerita Dari cerita tersebut, terlihat bahwa memegang janji adalah sebuah tugas yang wajib ditepati. Apabila ada janji yang dilanggar, maka akan ada orang yang tersakiti. Dampaknya, orang tersebut akan merasa kecewa dan sedih. Bahkan dalam beberapa kasus, melanggar janji akan membuat masalah yang amat besar dan sulit untuk diselesaikan. Pesan moral semacam ini juga banyak terkandung di dalam cerita legenda atau cerita rakyat yang lain. salah satu kisah yang menarik dan cocok untuk anda bacakan kepada si kecil adalah kisah seorang raja bijak dan tiga rakyatnya. Sebagai saran, gunakanlah waktu menjelang tidur atau saat santai agar si kecil bisa merasa rileks dan menyera pesan di baliknya dengan nyaman. Sejarah Danau Toba Terbentuk Versi Cerita Rakyat. Seperti yang kita ketahui bersama, Danau Toba memiliki sejarah dengan berbagai versi. Danau ini merupakan danau vulkanik yang terletak di provinsi Sumatera Utara dengan predikatnya sebagai danau terbesar di Asia Tenggara. Masyarakat setempat mengakui bahwa Danau Toba menyimpan legenda tersendiri, dimana cerita tersebut diyakini menjadi awal mula terbentunya dan menjadi sejarah Danau Toba. Danau Toba berasal dari letusan gunung super yang terjadi sekitar tahun yang lalu. Letusan ini mengakibatkan terbentuknya kaldera yang kemudian terisi air hujan dan menjadi Danau Toba. Letusan tersebut dikenal sebagai salah satu letusan volkanik terbesar yang pernah terjadi di Bumi dan memiliki dampak global yang signifikan pada iklim dan kehidupan di planet ini. Danau Toba terletak di Pulau Sumatera, Indonesia, dan merupakan danau alami terbesar di Asia Tenggara. Pada zaman dahulu, di sebuah desa di Sumatera Utara, hiduplah seorang pria sebatang kara bernama Toba. Kesehariannya disibukkan dengan bekerja di ladang dan sesekali pergi ke sungai mencari ikan untuk dijadikan santapan. Suatu hari menjelang sore, setelah selesai bekerja di ladangnya, Toba pergi ke sungai untuk memancing, namun setelah sekian lama menunggu, tidak ada seekor ikanpun yang berhasil didapatkan. Hal ini merupakan kejadian yang tidak pernah dialaminya, dimana biasanya dia dengan mudahnya mendapatkan ikan setiap kali memancing. Karena sudah menghabiskan waktu yang cukup lama, Toba merasa kesal dan memutuskan untuk berhenti memancing. Namun keputusannya tersebut diurungkan karena tiba-tiba saja seekor ikan menyambar pancing miliknya. Dia pun terkejut, menarik tali pancingnya dan mendapati seekor ikan besar yang tersangkut di mata pancingnya. Sejenak Toba mengamati ikan yang tersangkut di mata pancingnya, dia merasa ada yang aneh dari ikan yang berwarna kekuningan dengan sisik emas tersebut. Namun dia menyingkirkan pikirannya, lalu kembali ke gubuk kecil miliknya. Sesampainya di tempat tinggalnya, Toba meletakkan ikan hasil tangkapannya tadi di sebuah ember besar lalu menyiapkan dapurnya untuk segera menjadikan ikan tersebut menjadi sebuah hidangan lezat. Setelah selesai, Toba berniat untuk langsung mengambil ikan besar itu. Namun hal aneh pun terjadi. Lihat Juga “Paket Tour Danau Toba 1 Hari Start Medan dan Silangit“ Pertemuan Toba Dengan Calon Istri Artikel Sejarah Danau Toba Hotel di Danau Toba Toba tidak mendapati ikan hasil tangkapannya tadi di dalam ember, namun tampak ember tersebut sudah dipenuhi oleh koin emas yang sangat banyak. Diapun terkejut, bergegas meninggalkan dapur dan pergi menuju kamar. Ketika Toba membuka pintu kamar, dia kembali dikejutkan lagi karena melihat seorang perempuan dengan rambut panjang terurai sedang bercermin di dalam kamarnya. Perempuan itu membalikkan badan dan memandang Toba yang sedang kebingungan. Namun di sisi lain, Toba juga tengah terpesona karena paras cantik dari perempuan yang berdiri di hadapannya tersebut. Toba kebingungan, darimana datangnya perempuan ini, diapun bertanya dan perempuan tersebut mengaku sebagai ikan hasil pancingan Toba sebelumnya, dan koine mas itu merupakan sisik yang terlepas dari tubuh ikan tersebut. Setelah beberapa waktu lamanya, akhirnya perempuan itu bersedia untuk dipersunting oleh Toba dengan suatu syarat, Toba harus bersumpah bahwa di selama umur hidupnya, ia tidak akan pernah mengungkit asal-usul istrinya yang merupakan jelmaan dari ikan. Lalu mereka pun menikah, dan dikaruniai seorang anak laki-laki di tahun berikutnya. Mereka menamai anaknya Samosir. Samosir bertumbuh besar, dia membantu mengantarkan makan siang buatan Ibunya ke tempat dimana Ayahnya bertani. Lihat Juga “Paket Tour Danau Toba 2 Hari 1 Malam Penawaran Terbaik“ Awal Mula Bencana Terjadi Suatu hari, tidak biasanya Samosir telambat mengantarkan bekal kepada Ayahnya, Toba. Ternyata, di perjalanan menuju tempat dimana Toba bertani, Samosir mencium aroma sedap dari bekal yang sudah disiapkan oleh Ibunya, dan tidak berpikir panjang untuk memakan bekal tersebut hingga habis. Lalu dia tersentak dan bergegas menuju ladang dan mendapati Ayahnya yang sudah kelaparan. Toba pun marah setelah mengetahui bahwa bekal yang seharusnya menjadi makan siangnya sudah dihabiskan oleh anaknya. Kesabaran Toba menghilang dan akhirnya membentak Samosir dan mengatakan “Dasar keturunan perempuan yang berasal dari ikan!”. Samosir menangis, dan berlari untuk menemui ibunya. Samosir mengadukan hal yang telah dilakukan oleh Ayahnya. Hati sang Ibu sangat terluka, apalagi mengetahui Toba sudah melanggar sumpah yang pernah disebutkan sebelum mereka menikah. Setelah mendengar ceritanya tersebut, sang Ibu menyuruh Toba untuk bergegas dan segera pergi mendaki bukit yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal mereka lalu memanjat pohon kayu tertinggi yang ada di puncak bukit tersebut. Tanpa bertanya, Samosir pun pergi dan melakukan apa yang telah diperintahkan oleh Ibunya. Saat Toba sudah hampir tiba di puncak pohon yang di atas bukit tersebut, sang Ibu pun berlari menuju sungai yang tidak jauh dari rumahnya. Sesaat setelah itu, kilat datang menyambar diikuti dengan bunyi gemuruh yang menggelegar. Dia kemudian melompat ke dalam sungai dan berubah wujud I menjado seekor ikan. Di saat yang bersamaan, air sungai tersebut meluap dan kemudian menjadi banjir bandang yang hebat. Dalam keadaan tersebut, Toba tidak bisa menyelamatkan dirinya dan kemudian mati tenggelam di bendungan air yang menjadi danau tersebut. Danau tersebut kemudian dinamai Danau Toba, dan bukit yang menjadi tempat Samosir berlindung dinamai Pulau Samosir. Lihat Juga “Paket Tour Danau Toba Murah 3 Hari 2 Malam Start Medan/Silangit“ Terbentuknya Danau Toba Menurut Ahli Kisah terbentuknya Danau Toba selain berdasakan cerita rakyat juga ada ahli yang menceritakan terbentuknya danau ini. Danau Toba merupakan danau yang terbentuk dari letusan gunung berapi yaitu Gunung Toba. Gunung ini berisi kantong magma yang sangat besar dan jika meledak akan menimbulkan letusan yang sangat tinggi. Kantong magma ini terbentuk karena gesekan dari lelehan sedimen lempeng benua Indo-Australia dan lempeng Eurasia yang masing-masing mengandung banyak sedimen. Sehingga menghasilkan panas dan melelehkan bebatuan lalu naik ke atas menjadi magma. Karena frekuensi gesekan yang tinggi menyebabkan terjadinya letusan yang sangat dahsyat. Ada sebanyak tiga kali gunung berapi Toba ini meletus. Letusan pertama menciptakan wilayah Porsea dan Parapat yang berbentuk kaldera di selatan Danau Toba, terjadi sekitar tahun yang lalu. Letusan kedua menghasilkan wilayah Haranggaol dan Silalahi berbentuk kaldera di utara Danau Toba yang terjadi sekitar tahun yang lalu. Dan letusan ketiga merupakan letusan terkuat yang menghasilkan ledakan supervulkanik sekitar tahun yang lalu dengan skala sekitar Volcanic Explosivity Index VEI atau sekitar megaton TNT sehingga menghancurkan area Sumatera seluas km2. Ketiga letusan tersebut mengakibatkan kematian massal mulai dari flora, fauna hingga sekitar 60 juta jiwa yang ada saaat itu. Letusan ini membentuk kaldera besar yang kemudian terisi air dan menjadi danau yang dikenal dengan Danau Toba. Bukan hanya Danau Toba saja yang terbentuk terdapat juga beberapa pulau yang ada di tengah danau ini. Pulau tersebut antara lain Pulau Samosir yang terdapat banyak suku Batak dengan keanekaragaman budayanya, Pulau Tao yaitu pulau dimana kita dapat melihat pemandangan Bukit Barisan serta keutuhan Pulau Samosir. Selanjutnya pulau Sibandang yang dikenal dengan nama pulau mangga karena memiliki buah mangga yang manis, Pulau Tulas yang diselimuti hamparan hijau luas dan yang terakhir Pulau Toping yang merupakan pulau terkecil dari pulau-pulau lainnya. Sejarah Danau Toba – Kisah Batu Gantung Salah satu daya tarik wisatawan jika berkunjung ke Danau Toba yaitu Batu Gantung. Ada kisah menarik terbentuknya batu ini. Kisah ini bermula dari sebuah keluarga kecil yang memiliki anak perempuan bernama Seruni. Anaknya sudah bertumbuh besar sehingga mereka ingin menjodohkan Seruni dengan pariban atau sepupunya. Namun, Seruni menolak untuk dijodohkan karena ia sudah memiliki kekasih. Sehingga ia melarikan diri dengan pergi dari rumahnya ke tebing yang terletak dekat dengan Danau Toba. Seruni tidak pergi sendiri, ia membawa anjing kesayangannya, Toki. Ketika berjalan ke arah tebing, tiba-tiba ia terperosok ke dalam lubang batu yang besar hingga membuat tubuhnya terhimpit di dalam batu tersebut. Seruni berusaha meminta tolong dengan menyebut kata-kata Parapat terus menerus. Anjingnya yang bernama Toki tersebut berusaha mencari bantuan untuk Seruni ke warga setempat dengan terus-terusan menggong-gong dan membawa penduduk ke tempat dimana Seruni terjebak. Penduduk mengikuti arah anjing tersebut. Namun terlambat, sampai di tempat, Seruni sudah tiada. Tidak lama setelah kejadian itu, tiba-tiba terjadi gempa dan muncul batu yang berbentuk wanita di lokasi terakhir Seruni berada. Dan batu tersebut menggantung sehingga warga setempat meyakini bahwa batu tersebut merupakan jelmaan Seruni. Batu ini pun dikenal sebagai “Batu Gantung” karena bentuknya yang menggantung di Tebing. Dan nama daerah yang memiliki batu gantung tersebut yaitu “Parapat” berasal dari kata terakhir yang diucapkan Seruni dan didengar masyarakat yaitu kata parapat. Namun menurut ilmu geografi, batu ini terbentuk akibat terjadinya proses pelarutan Batu Gamping kapur oleh air secara terus menerus dalam jangka waktu lama sehingga membentuk batu yang menggantung seperti tetesan/stalaktit. Sedangkan menurut pengamat Geologi, Jen Jose mengatakan bahwa batu ini mungkin terbentuk dari lava andesit yang memiliki kekentalan tinggi. Karena perubahan temperatur ekstrim setelah letusan gunung Toba membuat lava andesit yang hampir jatuh ke danau dari tebing membeku menjadi batu andesit. Lihat Juga Galeri Foto Danau Toba Tour Danau Toba 2020 Objek Wisata di Danau Toba Berbicara tentang Sejarah Danau Toba memang tidak pernah ada habisnya. Setelah sebelumnya disinggung mengenai sejarah Danau Toba terbentuk, pembahasan berikutnya yaitu mengenai objek wisata yang berada di Danau Toba. Apa saja itu? 1. Air Terjun Efrata Bagi kamu pencinta air, objek wisata ini cocok untuk kamu. Terletak di dekat pusat kota Samosir, Air Terjun Efrata memiliki keindahan yang luar biasa dengan airnya yang dingin dan suasananya yang sejuk. Tak jauh dari sini kamu bisa berbelanja di pasar pusat kota. 2. Air Terjun Bolon Selain air terjun Efrata ada juga Air Terjun lainnya di wilaya Danau Toba yaitu Air Terjun Bolon atau dikenal juga sebagai Air Terjun Naga. Air terjun ini terletak di Desa Tomuan Holbung Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan. Untuk sampai di tempat ini perlu menempuh jalan yang cukup sulit namun tidak akan terasa lama karena di sepanjang jalan kamu akan melihat pemandangan yang indah dan untuk sampai di tempat ini juga harus melewati arus sungai sekitar 30 menit. Semua perjalanan itu akan terbayar ketika kamu sampai di air terjun ini karena keindahan air terjun sehingga membuat kamu ingin kembali lagi ke tempat ini. 3. Pantai Paropo Tempat wisata yang satu ini juga terkenal di daerah Danau Toba. Pantai Paropo berada di tepi Danau Toba yang menawarkan keindahan alam Danau Toba. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di tempat ini seperti bercamping, bermain air, memancing dan melihat matahari terbenam saat sore hari. 4. Desa Wisata Tomok Desa ini di jadikan sebagai tempat wisata karena kekayaan budaya yang dimiliki di desa ini. Banyak pengunjung datang ke desa ini baik dari lokal maupun mancanegara. Ada 3 wisata di Desa Tomok yaitu jika kamu beruntung kamu akan disambut dengan tarian tor-tor tarian khas suku Batak oleh Patung Sigale-gale yang dapat bergerak sendiri. Ada Pemakaman Raja-Raja kuno Batak yang terdapat beberapa peti batu berukir kepala manusia dan Museum Batak yang berisi beberapa peninggalan seperti senjata, pakaian adat dan alat rumah tangga orang Batak kuno. Selain itu, di desa Tomok ini kamu bisa berbelanja oleh-oleh khas batak di pasar tradisonal. 5. Desa Tuktuk Selain desa Tomok, Tuktuk juga dijadikan objek wisata yang sering dikunjungi. Desa yang terletak di Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir ini menawarkan keindahan panorama pinggiran danau. Karena terletak di dekat air maka banyak permainan air yang bisa dilakukan seperti kano, jetski, waterbikes, berenang dan memancing. Untuk kamu yang ingin menginap di desa ini, tersedia hotel dan homestay yang bagus dengan tarif yang terjangkau. Lihat Juga “Paket Wisata Danau Toba Murah 4 Hari 3 Malam dari Silangit dan KNO“ 6. Bukit Gajah Bobok, Holbung Samosir dan Bukit Siadtaratas Bagi kamu yang suka trekking, Bukit Gajah Bobok, Holbung Samosir dan Bukit Siadtaratas bisa menjadi pilihamu. Ketiga bukit ini masih terletak di kawasan Danau Toba sehingga kamu bisa melihat pemandangan Danau Toba yang luar biasa. Kamu juga bisa berkemah dibukit ini dan melihat matahari terbit di pagi hari dan melihat banyak bintang di malam hari. Namun jangan lupa untuk berhati-hati dalam mendaki ke tempat ini karena jalannya yang agak susah untuk dilalui. Demikian sejarah Danau Toba terbentuk, semoga bermanfaat. Sumber

cerita rakyat danau toba dalam bahasa batak